Pages - Menu

Jumat, 22 November 2013

menentukan perubahan entalpi reaksi



KATA PENGANTAR
               
                Dengan menyebut nama alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur kehadiratnya. Yang telah melimpahkan rahmat hidayat dan inayah nya kepada kami,sehinnga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah kimia tentang menentukan perubahan entalpi reaksi ini dengan baik dan benar.
Adapun makalah ilmiah tentang menentukan perubahan entalpi reaksi ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak,sehinggan dapat memperlancar pembuatan makalah ini.untuk itu kami tidak lupa menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
Namun tidak lepas dari semua itu. Kami menyadar sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusun bahasanya ataupun segi lainnya. Oleh karena itudengan lapang dada dan tangan terbuka kami membuka selebar lebarnya bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritikkepada kami sehingga kami dapat memperbaiki makalah kimia ini.
Akhirnya penyusun berharap semoga dari makalah ilmiah kimia tentang menentukan perubahan entalpi reaksi ini dapat diambil pelajarnya sehingga dapat bermanfaat.











                                                                                                Mataram, november 2013
DAFTAR ISI
TUJUAN....................................................1
TEORI DASAR.............................................1
ALAT DAN BAHAN.......................................1
CARA KERJA...................................................1
DATA HASIL PERCOBAAN.............................2
ANALISA DATA.............................................2
PENGEMBANGAN KONSEP.........................3,4
KESIMPULAN................................................4
























I TUJUAN

Untuk mengamatidan mempelajari menentukan kalor reaksi
( perubahan entalpi).

II DASAR TEORI
-          Reaksi endoterm adalah kalor yang mengalir dari sistem ke lingkungan.
Reaksi endotern ∆H = Hp-Hr > 0 (bertanda positif)
-          Reaksi eksoterm adalah kalor yang mengalir dari lingkungan ke sistem
Reaksi eksoterm ∆H = Hp-Hr < 0 (bertanda negatif)
-          Kalorimeter adalah suatu sistem terisolasi ( tidak ada perpindahan materi maupun energi dengan lingkungan di luar kalorimeter).
-          Q = m x c x∆T

III ALAT DAN BAHAN


Alat dan bahan
Ukuran/satuan
Jumlah
Pipet tetes
Tabung reaksi
Sinlinder ukur
Thermometer
Larutan natrium hidroksida
Lautan asam klorida
-
-
50 0C
0-50 0C
1 m
1 m
1
2
2
1

IV CARA KERJA


1.      Masukan 25 cm3 larutan NaOH 1 M kedalam tabung reaksi dan masukan 25 cm3 larutan HCL 1 M kedalam gelas kimia.
2.      Ukur kedua larutan suhu itu, thermometer harus dibersihkan dan di keringkan sebelum dipindahkan dari larutan ke larutan yang lain. Jika suhu kedua larutan berbeda, tentukan suhu rata-rata ( suhu awal ).
3.      Tuangkan larutan HCL kedalamkalorimeter yang berisi larutan NaOH, aduk dengan thermometer dan perhatikan suhu yang di tunjukan oleh thermometer itu. Suhu akan naik kemudian menjadi tetap dan selanjutnya turun. Catatlah suhu yang tetap itu ( suhu akhir ).



menentukan perubahan entalpi reaksi



KATA PENGANTAR
               
                Dengan menyebut nama alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang. Kami panjatkan puja dan puji syukur kehadiratnya. Yang telah melimpahkan rahmat hidayat dan inayah nya kepada kami,sehinnga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah kimia tentang menentukan perubahan entalpi reaksi ini dengan baik dan benar.
Adapun makalah ilmiah tentang menentukan perubahan entalpi reaksi ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak,sehinggan dapat memperlancar pembuatan makalah ini.untuk itu kami tidak lupa menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
Namun tidak lepas dari semua itu. Kami menyadar sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusun bahasanya ataupun segi lainnya. Oleh karena itudengan lapang dada dan tangan terbuka kami membuka selebar lebarnya bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritikkepada kami sehingga kami dapat memperbaiki makalah kimia ini.
Akhirnya penyusun berharap semoga dari makalah ilmiah kimia tentang menentukan perubahan entalpi reaksi ini dapat diambil pelajarnya sehingga dapat bermanfaat.











                                                                                                Mataram, november 2013
DAFTAR ISI
TUJUAN....................................................1
TEORI DASAR.............................................1
ALAT DAN BAHAN.......................................1
CARA KERJA...................................................1
DATA HASIL PERCOBAAN.............................2
ANALISA DATA.............................................2
PENGEMBANGAN KONSEP.........................3,4
KESIMPULAN................................................4
























I TUJUAN

Untuk mengamatidan mempelajari menentukan kalor reaksi
( perubahan entalpi).

II DASAR TEORI
-          Reaksi endoterm adalah kalor yang mengalir dari sistem ke lingkungan.
Reaksi endotern ∆H = Hp-Hr > 0 (bertanda positif)
-          Reaksi eksoterm adalah kalor yang mengalir dari lingkungan ke sistem
Reaksi eksoterm ∆H = Hp-Hr < 0 (bertanda negatif)
-          Kalorimeter adalah suatu sistem terisolasi ( tidak ada perpindahan materi maupun energi dengan lingkungan di luar kalorimeter).
-          Q = m x c x∆T

III ALAT DAN BAHAN


Alat dan bahan
Ukuran/satuan
Jumlah
Pipet tetes
Tabung reaksi
Sinlinder ukur
Thermometer
Larutan natrium hidroksida
Lautan asam klorida
-
-
50 0C
0-50 0C
1 m
1 m
1
2
2
1

IV CARA KERJA


1.      Masukan 25 cm3 larutan NaOH 1 M kedalam tabung reaksi dan masukan 25 cm3 larutan HCL 1 M kedalam gelas kimia.
2.      Ukur kedua larutan suhu itu, thermometer harus dibersihkan dan di keringkan sebelum dipindahkan dari larutan ke larutan yang lain. Jika suhu kedua larutan berbeda, tentukan suhu rata-rata ( suhu awal ).
3.      Tuangkan larutan HCL kedalamkalorimeter yang berisi larutan NaOH, aduk dengan thermometer dan perhatikan suhu yang di tunjukan oleh thermometer itu. Suhu akan naik kemudian menjadi tetap dan selanjutnya turun. Catatlah suhu yang tetap itu ( suhu akhir ).





1
V DATA DAN HASIL PERCOBAAN

Suhu larutan HCl 1 M                  : oC
Suhu larutan NaOH 1 M              : oC
Suhu rata-rata (suhu awal)t1        : oC
Suhu akhir                      t2           : oC
Kenaikan Suhu                             : oC

T1 =      oC + 273 o =    oK

T2 =      oC + 273 o =    oK


VI ANALISA DATA

HCl 25 ml = 31oC
NaOH 25 ml = 32oC

  t1 = 31+32 : 2 = 31,5oC               t2= 35oC
t1 = 31,5oC + 273 = 304,5ok
t2 = 35oC + 273 = 308 ok
T1 = 304,5ok                T2 = 308ok

q= m . c . ∆T
∆T = 308-304,5 = 3,5ok
C = 4,2 j
M = 50 gr
q = 50 . 4,2 . 3,5
   = 735 j
Mol = m x lt = 1 x 0.025 = 0,025 mol
q = 735 / 0,025
   =  x 735
   =  x 735
q = 29400j
q = 29,4 kj
∆H = -29,4 kj mol

NaOH + HCl                      NaCL + H2O          ∆H = -29,4 kj mol
2
 VII PENGEMBANGAN KONSEP


1.      Hitunglah qlarutandengan rumus q = m x c x ΔT (kalor yang diserap bejana plastik dapat diabaikan)
2.      Hitung qreaksi= (-qlarutan)
3.      hitunglah jumlah mol NaOH dalam 25 cm3 larutan NaOH 1 M dan jumlah mol HCl dalam 25 cm3 larutan HCl 1 M.
4.      Hitunglah qreaksipada pembentukan 1 mol H2O (jika NaOH dan HCl yang bereaksi masing-masing 1 mol).
5.      Tulis persamaan termokimia untuk reaksi ini (ΔHreaksi= qreaksipada pembentukan 1 mol H2O
6.      Carilah data kalor reaksi netralisasi asam-basa dari literatur, kemudian bandingkan dengan hasil yang Anda peroleh dari kegiatan ini. Jika terdapat penyimpangan yang berarti, cobalah kemukakan penyebabnya.


Catatan
Pada perhitungan perubahan entalpi pada reaksi ini dianggap bahwa :
a.       Massa larutan sama dengan air (2 x 25 cm3 larutan dianggap 50 cm3 air).
b.      Selama reaksi berlangsung, energi yang berpindah dari sistem ke lingkungan dapat diabaikan.
c.       Kalor jenis air 4,2 J/groC, massa jenis air = 1gr/cm3


jawaban
Diket : NaOH   = 25 ml
= 1 M
              =  x
                              = 1 M x 25 ml

                              = 25 mmol
                          = 0,025 mol
HCl = 25 ml
= 1 M

              =  x
                          = 1 M x 25 ml
              = 25 mmol
                      =0,025 mol
ΔT = 30oC – 32oC
                  = 2OC
 = 4,2/groC
            Ditanya :.......?
            Jawab :
                     
3

   air= 1 gr/mol
                        Vol. Larutan = 25 ml + 25 ml
                                             = 50 ml
                        m = x
                            = 1 gr/ml x 50 ml
                            =  50 gr.
                         =  x  x ΔT
                              = 50 gr x 4,2 J/groC x 2oC
                              = 420 J
                              =0,42 kJ/0,025 mol
4.      1 mol  = 1 mol/0,025 mol x 0,42 kJ
                                    = 16,8 kJ/mol

                                    ΔH = -16,8 kJ/mol
5.      Persamaan Termokimia :
                        NaOH + HCl → NaCl + H2O            ΔH = -16,8 kJ/mol.
6.      Data kalor reaksi netralisasi asam-basa dari percobaan yang kami peroleh :
NaOH + HCl → NaCl + H2O                 ΔH = -16,8 kJ/mol.
Data kalor reaksi netralisasi asam-basa yang kami peroleh dari internet :
a)      NaOH + HCl → NaCl + H2O                 ΔH = -890,4 kj/mol
b)      NaOH + HCl → NaCl + H2O                 ΔH = -29,26 kj/mol
c)      NaOH + HCl → NaCl + H2O                 ΔH = -58,8 kj/mol
d)     NaOH + HCl → NaCl + H2O                 ΔH = -54,34 kj/mol
e)      NaOH + HCl → NaCl + H2O                 ΔH = -57,71 kj/mol
Kami telah membandingkan antara data kalor reaksi netralisasi asam-basa dari percobaan kami dengan  data yang kami peroleh dari internet, ternyata terdapat perbedaan, kemungkinan perbedaan tersebut terjadi karena perubahan suhu.          


VIII KESIMPULAN
Kesimpulan


1.      Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm, karena ΔH = (-)
3.      Perubahan entalpi reaksi yang di lepaskan atau diserap hanya bergantung kepada keadaan awal dan keadaan akhir. Semakin tinggi temperature reaksi makin cepat laju reaksinya.
4.      Bila terjadi penyerapan energi dalam bentuk kalor, maka yang terjadi pada percobaan / reaksi tersebut ialah penurunan suhu.
5.      Bila terjadi pelepasan energi dalam bentuk kalor, maka yang terjadi pada percobaan / reaksi tersebut ialah kenaikan suhu.
6.      Besar perubahan harga entalpi sama dengan besar perubahan kalor, hanya berbeda tanda (+/-).





4